Di Masa Presiden Prabowo, Mayoritas Warga Takut Bicara Politik

Di masa pemerintahan Prabowo Subianto, mayoritas warga semakin takut bicara persoalan politik. Demikian hasil studi yang dikemukakan Professor Saiful Mujani dalam program Bedah Politik bertajuk “Di Era Prabowo, Umumnya Orang Takut Bicara Politik” yang tayang di kanal Youtube SMRC TV pada Kamis, 30 April 2026.

Video utuh presentasi Prof. Saiful bisa disimak di sini: https://youtu.be/4hdJeGD-rZU

Mengutip data rangkaian survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Lembaga Survei Indonesia (LSI), Saiful Mujani menunjukkan bahwa mulai Oktober 2024 ketika Prabowo dilantik jadi presiden, 51 persen warga melihat umumnya masyarakat takut bicara masalah politik. Angka ini meningkat menjadi 53 persen pada Maret 2026.

“Sekarang lebih banyak orang yang menyatakan umumnya masyarakat takut bicara soal politik,” jelas Saiful.

Saiful menjelaskan bahwa survei dengan pertanyaan yang sama sudah dilakukan sejak 2004. Dalam survei April 2004, hanya 24 persen warga yang merasa masyarakat selalu atau sering takut bicara tentang masalah politik. Bahkan pada Juli 2009, hanya 14 persen orang Indonesia yang merasa masyarakat umumnya takut bicara soal politik. Angka ini melonjak menjadi 43 persen pada Mei 2019.  Setelah itu, orang yang merasa masyarakat takut bicara politik stabil di kisaran 40 persen, namun pada Oktober 2024, meningkat menjadi 51 persen.

“Ketika Prabowo dilantik menjadi presiden pada Oktober 2024 sampai sekarang, mayoritas warga menilai umumnya masyarakat takut bicara politik,” ungkapnya.

Popular