Penulis: Thomas B. Pepinsky, R. William Liddle, dan Saiful Mujani
Penerbit: Oxford University Press, 2018
Buku ini merupakan telaah atas pengaruh kebangkitan agama yang ditandai oleh meningkatnya religiositas atau kesalehan masyarakat. Ada tiga ranah yang coba diuji: politik, pasar, dan hubungan internasional. Pertanyaan-pertanyaan yang hendak dijawab antara lain adalah apakah peningkatan religiositas warga (dalam hal ini Muslim) akan membuat partai-partai atau kandidat Islamis akan mendapatkan dukungan? Apakah dengan kian banyaknya warga yang religius akan mengubah perilaku mereka dalam ekonomi? Apakah itu juga akan mengubah pandangan mereka tentang bagaimana menempatkan diri dalam komunitas global?
Para penulis pertama-tama menemukan bahwa memang terjadi peningkatan kesalehan warga. Juga ditemukan bahwa varian muslim santri jauh lebih besar dari abangan maupun priyayi (meminjam tipologi Muslim Jawa oleh Clifford Geertz). Namun pada saat yang sama, tidak ditemukan korelasi positif antara tingkat kesalehan itu pada perilaku warga, terutama dalam politik dan ekonomi. Buku ini, pada akhirnya, mempertegas tesis “sekularisasi politik” bahwa walaupun masyarakat Indonesia umumnya memiliki karakter santri dan tingkat kesalehan yang semakin tinggi, hal itu tidak berpengaruh pada pilihan-pilihan politik mereka. Buku ini sekaligus melanjutnya temuan dan kesimpulan dalam buku Saiful Mujani sebelumnya, Muslim Demokrat (2007).

